BEGINILAH 6 CARA PEMERIKSAAN VERTIGO YANG BIASA DILAKUKAN PARA PRAKTISI MEDIS 

Pemeriksaan vertigo – memiliki gangguan kesehatan adalah yang tidak diinginkan. Dengan gangguan kesehatan, Anda tidak akan memiliki hari-hari yang menyenangkan. Produktivitas Anda pun akan terganggu. Yang terparah, Anda bahkan bisa kehilangan waktu, fisik, biaya, bahkan nyawa akibat gangguan kesehatan.

Dewasa ini gangguan kesehatan atau penyakit memiliki jumlah yang banyak. Dari banyaknya jumlah penyakit, beberapa di antaranya dianggap berbahaya, sebagian lagi dianggap ringan, dan sisanya dianggap penyakit yang bisa muncul kembali atau berkelanjutan.

Salah satu dari penyakit yang berkelanjutan adalah vertigo; sebuah gangguan kesehatan yang memungkinkan penderita mengalami kehilangan keseimbangan atau kesadaran.

Dikutip dari alodokter.com, vertigo sendiri adalah gangguan yang seperti disebutkan di atas. Ditambahkan pula bahwa vertigo adalah salah satu gejala dari penyakit serius seperti stroke, gangguan syaraf, atau gangguan pada otak.

Penderita sendiri dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter manakala muncul gejala yang mengarah pada vertigo.

Saat penderita berkonsultasi, dokter akan melakukan pemeriksaan vertigo. Ini adalah tahapan diagnosis yang dilakukan dokter untuk menentukan apakah penderita benar-benar mengalami vertigo atau hanya sakit kepala biasa.

Nah, yang menjadi pertanyaan kemudian adalah; seperti apa pemeriksaan untuk gangguan kesehatan ini? Untuk lebih tahu selengkapnya, mari kita simak pembahasan berikut.

TES IMPULS KEPALA; SEPERTI TES FOKUS, TAPI LEBIH SEDERHANA – PEMERIKSAAN VERTIGO 

Dikutip dari hellosehat.com, pemeriksaan ini dilakukan dengan mengarahkan pasien untuk melatih fokus mereka. Mereka diarahkan untuk menatap ujung hidung dokter dengan kedua mata mereka. Sementara itu, kepala mereka akan diarahkan ke satu sisi.

Gerakan kepala ini umumnya akan lambat dan perlahan tapi pasti, gerakannya akan berangsur cepat.

Jika pasien memiliki fokus yang baik, atau bola matanya tetap fokus pada titik yang ditentukan, pasien tersebut dikatakan negatif. Hasil berkebalikan akan ditentukan mana kala pasien tidak bisa fokus pada titik yang ditentukan.

TES ROMBERG; SEPERTI TES KESIMBANGAN, TAPI LEBIH TAKTIS DAN TERSTRUKTUR – PEMERIKSAAN VERTIGO 

Tes ini dilakukan dengan mengarahkan pasien untuk berdiri tegak. Pasien berdiri dengan kedua kaki yang dirapatkan. Pasien berdiri dengan mata terbuka. Dokter akan menyaksikan bagaimana keseimbangan pasien saat mata terbuka.

Setelah dirasa baik, pasien kemudian diarahkan untuk menutup mata selama 20-30 detik dengan posisi berdiri yang sama.

Jika pasien kehilangan keseimbangan saat mata mereka ditutup, dokter dapat mendiagnosa bahwa pasien menderita vertigo. Namun hal berkebalikan akan terjadi mana kala pasien tetap bisa berdiri tegak saat matanya tertutup.

TES UNTERBERGER; MIRIP SEPERTI TES KESIMBANGAN, TAPI LEBIH GERAKAN JALAN DI TEMPAT – PEMERIKSAAN VERTIGO 

Pasien akan diarahkan untuk berdiri tegak dengan mata tertutup. Setelah itu dokter akan menyuruh mereka berjalan di tempat dengan mengangkat lutut setinggi mungkin selama 30 detik. Pasien yang mengalami vertigo akan berputar ke arah samping; arah yang memiliki potensi masalah (bermasalah).

TES NISTAGMUS; TES YANG MELIBATKAN ALAT KHUSUS – PEMERIKSAAN VERTIGO 

Tes ini dilakukan dengan mengarahkan pasien untuk melakukan manuver yang bisa menimbulkan vertigo. Setelah itu bola mata pasien akan dilihat menggunakan kacamata khusus. Biasanya pasien akan dipantau dengan Electronystagmography (ENG) dan Videonystagmography (VNG) dengan perantara kacamata.

PEMERIKSAAN PENDENGARAN; TES YANG DILAKUKAN JIKA PENDERITA JUGA MENGALAMI GANGGUAN PENDENGARAN – PEMERIKSAAN VERTIGO

Tes ini dilukan dengan melibatkan garpu tala atau audiometri. Tes ini umumnya dilakukan oleh dokter THT. Tes pendengaran akan dilakukan manakala Anda memiliki masalah vertigo dan gangguan pendengaran sekaligus.

PEMERIKSAAN PENUNJANG; TES YANG DILAKUKAN DI LUAR KELIMA TES DI ATAS – PEMERIKSAAN VERTIGO 

Tes ini melibatkan banyak alat dan metode. Biasanya tes penunjang adalah tes tambahan yang dilakukan di luar rangkaian tes yang tadi disebutkan. Tes ini biasanya berbentuk tes urin, foto rontgen, CT scan, serta MRI.

Itulah beberapa tes dan pemeriksaan vertigo. Biasanya tes dan rangkaian pemeriksaan ini dilakukan manakala ditemukan gejala yang berkaitan dengan gangguan kesehatan ini.